Sebagai bentuk kesinambungan kepengurusan OSIS SMP Negeri 1 Conggeang, Kepala SMP Negeri 1 Conggeang, Ibu Ae Sukaesih, S.Pd. M.Pd, melantik pengurus OSIS SMP Negeri 1 Conggeang periode tahun 2012, pada tanggal 16 Januari 2012.
Ferry Maulana siswa kelas VIII A dilantik menjadi ketua OSIS periode 2012 mengantikan Syifa Rosiandini. Pada sambutannya kepala sekolah mengharapkan agar pengurus OSIS periode 2012 dapat mempertahankan prestasi yang telah diraih pengurus OSIS sebelumnya, serta dapat bekerja dan berprestasi lebih baik lagi untuk memajukan SMP Negeri 1 Conggeang.
Klik foto untuk memperbesar.
Ferry Maulana siswa kelas VIII A dilantik menjadi ketua OSIS periode 2012 mengantikan Syifa Rosiandini. Pada sambutannya kepala sekolah mengharapkan agar pengurus OSIS periode 2012 dapat mempertahankan prestasi yang telah diraih pengurus OSIS sebelumnya, serta dapat bekerja dan berprestasi lebih baik lagi untuk memajukan SMP Negeri 1 Conggeang.
Kepemimpinan osis merupakan dua subtansi pokok,yaitu kepemimpinan dan ke osissan.
Dimana melalui kegiaan ini diharapkan siswa dapat terlatih dal hal pembinaan,yaitu latihan kepemimpinan, ekstrakulikuler, dan wawasan wiyatamandala, dengan baik dan benar. Di SMP Negeri 1 Conggeang kegiatan osis merupakan hal yang bersifat positif di mana kekosongan dapat diisi dengan acara-acara di antaranya mengatas nama kan kepanitiaan osis.
Sesuai dengan perkembangan jaman dan globalisasi dunia pendidikan semakin banyak nya siswa siswi yang kian banyak tidak mengenal tata tertib. Dalam hal ini SMP Negeri 1 Conggeang bermaksud menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa SMPN 1 Conggeang yang bertujuan untuk menjaring potensi-potensi siswa lebih banyak lagi. OSIS merupakan kegiatan ekstrakulikuler yang memadukan potensi kepemimpinan, baris berbaris serta kedisiplinan. Melalui kegiatan ekstrakulikuler kepemimpinan ini diharapkan kemampuan siswa lebih tergali lagi.baik untuk hidup di luar sekolah maupun hidup di ruang lingkup bermasyarakat.
Tujuan penyelenggaraan LDKS di SMP Negeri 1 Conggeang adalah:
1. Dapat memahami dan menghayati tugas dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin.
2. Siswa diharapkan dapat menggunakan segala potensi yang ada untuk mengembangkan kemampuan diri.
3. Memberikan motivasi dan kesenangan kepada siswa untuk belajar dan bekerja secara mandiri.
4. Mampu menciptakan etos kerja yang tinggi sebagai pencerminan rasa ikut memiliki dalam membimbing sesamanya yang belum mengetahui dal dasar kepemimpinan ini.
Kegiatan LDKS dilaksanakan pada :
Hari : Sabtu - Senin
Tanggal : 24-26 Desember 2011
Waktu : 13.00 WIB s.d Selesai
Kegiatan dalam pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa ini bersifat mendidik melalui pembinaan yang terencana. Materi yang di sampaikan dalam latihan kepemimpinan meliputi :
a. Organisasi
b. Kepemimpinan
c. Wiyatamandala
d. OSIS
e. Perencanaan Program Kegiatan
f. PBB dan TUB
g. Teknologi ( pengenalan ICT )
h. Tatakrama
Klik foto untuk memperbesar.
Dimana melalui kegiaan ini diharapkan siswa dapat terlatih dal hal pembinaan,yaitu latihan kepemimpinan, ekstrakulikuler, dan wawasan wiyatamandala, dengan baik dan benar. Di SMP Negeri 1 Conggeang kegiatan osis merupakan hal yang bersifat positif di mana kekosongan dapat diisi dengan acara-acara di antaranya mengatas nama kan kepanitiaan osis.
Sesuai dengan perkembangan jaman dan globalisasi dunia pendidikan semakin banyak nya siswa siswi yang kian banyak tidak mengenal tata tertib. Dalam hal ini SMP Negeri 1 Conggeang bermaksud menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa SMPN 1 Conggeang yang bertujuan untuk menjaring potensi-potensi siswa lebih banyak lagi. OSIS merupakan kegiatan ekstrakulikuler yang memadukan potensi kepemimpinan, baris berbaris serta kedisiplinan. Melalui kegiatan ekstrakulikuler kepemimpinan ini diharapkan kemampuan siswa lebih tergali lagi.baik untuk hidup di luar sekolah maupun hidup di ruang lingkup bermasyarakat.
Tujuan penyelenggaraan LDKS di SMP Negeri 1 Conggeang adalah:
1. Dapat memahami dan menghayati tugas dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin.
2. Siswa diharapkan dapat menggunakan segala potensi yang ada untuk mengembangkan kemampuan diri.
3. Memberikan motivasi dan kesenangan kepada siswa untuk belajar dan bekerja secara mandiri.
4. Mampu menciptakan etos kerja yang tinggi sebagai pencerminan rasa ikut memiliki dalam membimbing sesamanya yang belum mengetahui dal dasar kepemimpinan ini.
Kegiatan LDKS dilaksanakan pada :
Hari : Sabtu - Senin
Tanggal : 24-26 Desember 2011
Waktu : 13.00 WIB s.d Selesai
Kegiatan dalam pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa ini bersifat mendidik melalui pembinaan yang terencana. Materi yang di sampaikan dalam latihan kepemimpinan meliputi :
a. Organisasi
b. Kepemimpinan
c. Wiyatamandala
d. OSIS
e. Perencanaan Program Kegiatan
f. PBB dan TUB
g. Teknologi ( pengenalan ICT )
h. Tatakrama
Pengertian
Dalam upaya mengenal, memahami dan mengelola Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) perlu kejelasan mengenai pengertian,dan peranan tentang Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Dengan peretian dan peranan yang jelas akan membantu para Pembina, pengurus dan perwakilan kelas untuk mendayagunakan OSIS ini sesuai dengan fungsinya.
Secara sistematis kepanjangan OSIS terdiri dari ; Organisasi, Siswa, Intra dan Sekolah. Masing-masing mempunyai pengertian:
Organisasi secara umum adalah kelompok kerjasama antara pribadi yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi dalam hal ini dimaksudkan satua atau kelompok kerjasama para siswa yang dibentuk dalam usaha mencapai tujuan bersama, yaitu mendukung terwujudnya pembinan kesiswaan.
Siswa adalah peserta didik pada satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Intra berarti terletak di dalam dan di antara. Sehingga OSIS berarti suatu organisasi siswa yang ada di dalam dan di lingkungan sekolah yang bersangkutan.
Sekolah adalah satuan pendidikan tempat menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara berjenjang dang berkesinambungan.
Secara organisasi OSIS adalah satu-satunya wadah organisasi yang sah di sekolah. Oleh karena itu setiap sekolah wajib membentuk Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), yang tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain dan tidak menjadi bagian/alat dari organisasi yang ada di luar sekolah.
Dalam rangka pelaksanaan kebijaksanaan pendidikan khususnya di boding pembinaan kesiswaan arti yang terkandung lebih jauh dalam pengertian OSIS adalah sebagai salah satu dari empat jalur pembinaan kesiswaan, disamping ketida jalur yang lain yaitu : Latihan Kepemimpinan, Ekstrakurikuler dan Wawasan Wiyatamandala.
Apabila OSIS dipandang sebagai suatu sistem, berarti OSIS sebagai tempat kehidupan berkelompok siswa bekerjasama mencapai tujuan bersama. Dalam hal ini OSIS dipandang sebagai suatu system, dimana sekumpulan para siswa mengadakan koordinasi dalam upaya menciptakan suatu organisasi yang mampu mencapai tujuan. Oleh karena itu OSIS sebagai suatu system ditandai beberapa cirri pokok, yaitu:
a. Berorientasi pada tujuan
b. Memiliki susunan kehidupan kelompok
c. Memiliki sejumlah peranan
d. Terkoordinasi
e. Berkelanjutan dalam waktu tertentu.
Peranan
Salah satu ciri pokok suatu organisasi adalah memiliki berbagai fungsi atau peranan. Demikian pula OSIS sebagi suatu organisasi memiliki pula beberapa peranan atau fungsi dalam mencapai tujuan.
Sebagai suatu organisasi OSIS perlu pula memperhatikan faktor-faktor yang sangat berperan agar organisasi ini tetap hidup dalam arti tetap memiliki kemampuan beradaptasi dengan lingkungan dan perkembangan. Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan agar OSIS tetap eksis yaitu:
1. Sumber daya
2. Efisiensi
3. Koordinasi kegiatan sejalan dengan tujuan
4. Pembaharuan
5. Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan luar
6. Terpengaruhinya fungsi dan peran seluruh komponen
Sebagai salah satu jalur dari pembinaan kesiswaan, peranan OSIS adalah:
Sebagai Wadah. OSIS merupakan satu-satunya wadah kegiatan para siswa di sekolah bersama dengan jalur pembinaan yang lain untuk mendukung tercapainya tujuan pembinaan kesiswaan. Oleh sebab itu OSIS dalam mewujudkan fungsinya sebagai wadah, harus selalu bersama-sama denan jalur yang lain, yaitu latihan kepemimpinan, ekstrakurikuler dan wawasan wiyatamandala.
Sebagai Pengerak/motivator. Adalah perangsang yang menyebabkan lahirnya keinginan. Semangat para siswa untuk berbuat dan melakukan kegiatan bersama dalam mencapai tujuan. OSIS harus tampil sebagai penggerak apabila para pembina berhalangan, pengurus mampu membawa OSIS selalu dapat menyesuaikan dan memenuhi kebutuhan yang diharapkan, yaitu: menghadapi perubahan, memiliki daya tangkal terhadap ancaman, memanfaatkan peluang dan perubahan, dan yang paling penting memberikan kepuasan terhadap anggota.
Melalui peran OSIS tersebut dapat ditarik beberapa manfaat sebagai berikut:
1. Meningkatkan nilai-nilai ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
2. Meningkatkan kesadaran berbangsa, bernegara dan cinta tanah air
3. Meningkatkan kepribadian dan budi pekerti luhur
4. Meningkatkan kemampuan berorganisasi, pendidikan politik dan kepemimpinan
5. Meningkatkan keterampilan. Kemandirian dan percaya diri
6. Meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani
7. Meningkatkan dan mengembangkan kreasi seni.
Dalam upaya mengenal, memahami dan mengelola Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) perlu kejelasan mengenai pengertian,dan peranan tentang Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Dengan peretian dan peranan yang jelas akan membantu para Pembina, pengurus dan perwakilan kelas untuk mendayagunakan OSIS ini sesuai dengan fungsinya.
Secara sistematis kepanjangan OSIS terdiri dari ; Organisasi, Siswa, Intra dan Sekolah. Masing-masing mempunyai pengertian:
Organisasi secara umum adalah kelompok kerjasama antara pribadi yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi dalam hal ini dimaksudkan satua atau kelompok kerjasama para siswa yang dibentuk dalam usaha mencapai tujuan bersama, yaitu mendukung terwujudnya pembinan kesiswaan.
Siswa adalah peserta didik pada satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Intra berarti terletak di dalam dan di antara. Sehingga OSIS berarti suatu organisasi siswa yang ada di dalam dan di lingkungan sekolah yang bersangkutan.
Sekolah adalah satuan pendidikan tempat menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara berjenjang dang berkesinambungan.
Secara organisasi OSIS adalah satu-satunya wadah organisasi yang sah di sekolah. Oleh karena itu setiap sekolah wajib membentuk Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), yang tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain dan tidak menjadi bagian/alat dari organisasi yang ada di luar sekolah.
Dalam rangka pelaksanaan kebijaksanaan pendidikan khususnya di boding pembinaan kesiswaan arti yang terkandung lebih jauh dalam pengertian OSIS adalah sebagai salah satu dari empat jalur pembinaan kesiswaan, disamping ketida jalur yang lain yaitu : Latihan Kepemimpinan, Ekstrakurikuler dan Wawasan Wiyatamandala.
Apabila OSIS dipandang sebagai suatu sistem, berarti OSIS sebagai tempat kehidupan berkelompok siswa bekerjasama mencapai tujuan bersama. Dalam hal ini OSIS dipandang sebagai suatu system, dimana sekumpulan para siswa mengadakan koordinasi dalam upaya menciptakan suatu organisasi yang mampu mencapai tujuan. Oleh karena itu OSIS sebagai suatu system ditandai beberapa cirri pokok, yaitu:
a. Berorientasi pada tujuan
b. Memiliki susunan kehidupan kelompok
c. Memiliki sejumlah peranan
d. Terkoordinasi
e. Berkelanjutan dalam waktu tertentu.
Peranan
Salah satu ciri pokok suatu organisasi adalah memiliki berbagai fungsi atau peranan. Demikian pula OSIS sebagi suatu organisasi memiliki pula beberapa peranan atau fungsi dalam mencapai tujuan.
Sebagai suatu organisasi OSIS perlu pula memperhatikan faktor-faktor yang sangat berperan agar organisasi ini tetap hidup dalam arti tetap memiliki kemampuan beradaptasi dengan lingkungan dan perkembangan. Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan agar OSIS tetap eksis yaitu:
1. Sumber daya
2. Efisiensi
3. Koordinasi kegiatan sejalan dengan tujuan
4. Pembaharuan
5. Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan luar
6. Terpengaruhinya fungsi dan peran seluruh komponen
Sebagai salah satu jalur dari pembinaan kesiswaan, peranan OSIS adalah:
Sebagai Wadah. OSIS merupakan satu-satunya wadah kegiatan para siswa di sekolah bersama dengan jalur pembinaan yang lain untuk mendukung tercapainya tujuan pembinaan kesiswaan. Oleh sebab itu OSIS dalam mewujudkan fungsinya sebagai wadah, harus selalu bersama-sama denan jalur yang lain, yaitu latihan kepemimpinan, ekstrakurikuler dan wawasan wiyatamandala.
Sebagai Pengerak/motivator. Adalah perangsang yang menyebabkan lahirnya keinginan. Semangat para siswa untuk berbuat dan melakukan kegiatan bersama dalam mencapai tujuan. OSIS harus tampil sebagai penggerak apabila para pembina berhalangan, pengurus mampu membawa OSIS selalu dapat menyesuaikan dan memenuhi kebutuhan yang diharapkan, yaitu: menghadapi perubahan, memiliki daya tangkal terhadap ancaman, memanfaatkan peluang dan perubahan, dan yang paling penting memberikan kepuasan terhadap anggota.
Melalui peran OSIS tersebut dapat ditarik beberapa manfaat sebagai berikut:
1. Meningkatkan nilai-nilai ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
2. Meningkatkan kesadaran berbangsa, bernegara dan cinta tanah air
3. Meningkatkan kepribadian dan budi pekerti luhur
4. Meningkatkan kemampuan berorganisasi, pendidikan politik dan kepemimpinan
5. Meningkatkan keterampilan. Kemandirian dan percaya diri
6. Meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani
7. Meningkatkan dan mengembangkan kreasi seni.
| Ketua | : Drs. Edeng Sutarya | ||
| Wakil Ketua | : Atang Suryana, S.Pd. | ||
| Pembina Osis | : Beben Budimana, S.Pd. | ||
| Sekbid | : | ||
| Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa | |||
| Pembimbing | : 1. Kosari Abdurohim, BA. | ||
| : 2. Otong Karyana, S.Ag. | |||
| : 3. Jajang Hidayat, S.Pd. | |||
| : 4. Diana, S.Pd. | |||
| : 5. Zairul Makrufah, S.Pdi. | |||
| Kehidupan Berbangsa dan Bernegara | |||
| Pembimbing | : 1. Dudun Sudarja, S.Pd. | ||
| : 2. Entis Sutisna | |||
| : 3. Adang Rohendi, S.Pd. | |||
| : 4. Dra. A. Yani Yuliani | |||
| : 5. Lia Nur Ilyani, S.Pd. | |||
| : 6. Yuyun | |||
| Pendidikan Pendahuluan Bela Negara | |||
| Pembimbing | : 1. Taryana Winata Putra | ||
| : 2. Hj. Nia Niatti, S.Pd. | |||
| : 3. Dra. Yeni Rohaeni | |||
| : 4. Cece Endang, S.Pd. | |||
| : 5. Dedeh Hayati, S.Pd. | |||
| : 6. Nurkhayat Muhtar, SH. | |||
| : 7. Ganjar Hirjata, S.Pd. | |||
| Kepribadian dan Budi Pekerti | |||
| Pembimbing | : 1. Dedeh Rosidah, S.Pd. | ||
| : 2. Yoyoh, S.Pd. | |||
| : 3. Enting Rohyatin, S.Pd. | |||
| : 4. Dra. Enok Resminar | |||
| : 5. Saripudin, S.Pd. | |||
| : 6. Nana Wiharna, S.Pd. | |||
| : 7. Deden Hasanudin, S.Pd. | |||
| Organisasi Pendidikan Politik dan Kepemimpinan | |||
| Pembimbing | : 1. Eti Maryati, S.Pd. | ||
| : 2. Hj. Oyom Romyati, S.Pd. | |||
| : 3. Dede Kurniasih, S.Pd. | |||
| : 4. Dian Rukhnayati, S.Pd. | |||
| : 5. Sulaeman | |||
| Keterampilan dan Kewiraswastaan | |||
| Pembimbing | : 1. Juju Julaeha, S.Pd. | ||
| : 2. Nunung Ratnaningsih | |||
| : 3. Yeti Sumaryati, S.Pd. | |||
| : 4. Een Setiasih, S.Pd. | |||
| : 5. Euis Nurjanah, S.Pd. | |||
| Kesegaran Jasmani dan Daya Kreasi | |||
| Pembimbing | : 1. Yusep Hidayat, S.Pd. | ||
| : 2. Andri Yusup, S.Pd. | |||
| : 3. Dadang Budi, S.Pd. | |||
| : 4. Rovie Novianto, S.Pd. | |||
| Persepsi, Apresiasi dan Kreasi Seni | |||
| Pembimbing | : 1. Epon Aikah Kartini | ||
| : 2. Agus Wahidin Soleh | |||
| : 3. Enceng Kosasih, S.Pd. | |||
| : 4. Darsita,S.Pd. | |||
| : 5. Ani Abriani, S.Pd. |
| Ketua | : Ona Ronasih | ||
| Wakil Ketua | : Restu Anugrah Pribady | ||
| Sekretaris | : Annisa Putri Wulansari | ||
| Anggota | : 1. Gilang Gema Erlangga | ||
| : 2. Riska Deby Agustiani | |||
| : 3. Kiky Agusnia Malaudy | |||
| : 4. Dede Erni Yuniar | |||
| : 5. Novia Octaviani | |||
| : 6. Tiara Amalia | |||
| : 7. Witri Gustiani | |||
| : 8. Dina Lemar Martin | |||
| : 9. Suci Rahmania A. | |||
| : 10. Vina Octaviani | |||
| : 11. Empong Noviyanti | |||
| : 12. Irena Meisela | |||
| : 13. Dian Fitriani N. | |||
| : 14. Hilmatun Nisa | |||
| : 15. Astrid Windy H. | |||
| : 16. Dea Sukmaji | |||
| : 17. M. Fariz Nurkholis | |||
| : 18. Darti Rohaeti | |||
| : 19. Asep Hendra | |||
| : 20. Dede Cahyono | |||
| : 21. M. Ari Kosasih | |||
| : 22. Annisa Yuniar Grandis | |||
| : 23. Wini Tania | |||
| : 24. Abdillah | |||
| : 25. Iqbal SNK | |||
| : 26. Elissa Suci Wahyuni | |||
| : 27. Syifa Rahmiani Arifien |
| Ketua | : Syifa Rosiandini | ||
| Wakil Ketua I | : Dede Sahid Mubarok | ||
| Wakil Ketua II | : Dewi Tiara Pranamurti | ||
| Wakil Ketua III | : Cecep Maulana | ||
| Sekretaris I | : Dara Septiani | ||
| Sekretaris II | : Ogi Rodian Nugraha | ||
| Bendahara I | : Ani Ferdiantini | ||
| Bendahara II | : Widia Wigiari | ||
| Sekbid | : | ||
| Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa | |||
| Ketua | : Syaripudin Yoga | ||
| Wakil Ketua | : Fitri Haditanti | ||
| Anggota | : 1. Nurhayati | ||
| : 2. Santi | |||
| : 3. Deden | |||
| : 4. Khofifah | |||
| : 5. Elis | |||
| : 6. Fitriyana | |||
| : 7. Denden | |||
| : 8. Hanifah F. | |||
| : 9. Jujum Siti Jumilah | |||
| : 10. Enyang Rahmat | |||
| : 11. Rizky A.P. | |||
| : 12. Lora Tri Sapariani | |||
| Kehidupan Berbangsa dan Bernegara | |||
| Ketua | : Alkaf Ramdan Pangestu | ||
| Wakil Ketua | : Feri Maulana | ||
| Anggota | : 1. Lina Eka W. | ||
| : 2. Riani | |||
| : 3. Alifia | |||
| : 4. Sella | |||
| : 5. Heni | |||
| : 6. Meisaroh | |||
| : 7. Syifa | |||
| : 8. Ina | |||
| : 9. Gilang | |||
| : 10. Dede Mimin | |||
| : 11. Dewi | |||
| : 12. Annisa Suciana H. | |||
| Pendidikan Pendahuluan Bela Negara | |||
| Ketua | : Suci Musliha | ||
| Wakil Ketua | : Rian Rohmana | ||
| Anggota | : 1. Elis Maryanti | ||
| : 2. Anisya Rizki Sukmana | |||
| : 3. Nurul Aini | |||
| : 4. Desi Permatasari | |||
| : 5. Nurhasanah | |||
| : 6. Ayu | |||
| : 7. Firly | |||
| : 8. Sandra Nabiela | |||
| : 9. Diana | |||
| : 10. Peni Lestari | |||
| : 11. Nely Saparlina | |||
| : 12. Evi Purniasih | |||
| Kepribadian dan Budi Pekerti | |||
| Ketua | : Pujantini | ||
| Wakil Ketua | : Aulia Rahmadita | ||
| Anggota | : 1. Chintya Nur Rizki | ||
| : 2. Sri | |||
| : 3. Yolanda | |||
| : 4. Gilang | |||
| : 5. Juju | |||
| : 6. Nurfaridah | |||
| : 7. Elin Marlina | |||
| : 8. Nandita Lukman | |||
| : 9. Selvi | |||
| : 10. Tria Sri Utami | |||
| : 11. Novi | |||
| : 12. Iis Amalia | |||
| Organisasi Pendidikan Politik dan Kepemimpinan | |||
| Ketua | : Rizki Lestari Ruhiyat | ||
| Wakil Ketua | : Septian Tresna Margana | ||
| Anggota | : 1. Ressa | ||
| : 2. Ajang Agus | |||
| : 3. Delis | |||
| : 4. Yuni | |||
| : 5. Faisal Faridz Irawan | |||
| : 6. Witri | |||
| : 7. Bentang Siti Fajar | |||
| : 8. Nurul Zanatunnisa | |||
| : 9. Yopie Dwi Intansari | |||
| : 10. Widya K. Nabilla | |||
| : 11. Fitriani S.R. | |||
| : 12. Annisa Nurul Fajrin | |||
| Keterampilan dan Kewiraswastaan | |||
| Ketua | : Elista Febryani | ||
| Wakil Ketua | : Diki M. Fikri | ||
| Anggota | : 1. Yulia | ||
| : 2. Neng Fitri | |||
| : 3. Rosmini | |||
| : 4. Susi | |||
| : 5. Sylvana | |||
| : 6. Rina | |||
| : 7. Ai Endang | |||
| : 8. Divera | |||
| : 9. Setiani | |||
| : 10. Aji Pangestu | |||
| : 11. Ade Risa | |||
| Kesegaran Jasmani dan Daya Kreasi | |||
| Ketua | : Dicki Novera S. | ||
| Wakil Ketua | : Wlly | ||
| Anggota | : 1. Tiara | ||
| : 2. Lutfi Alpasa | |||
| : 3. Obi Darmansyah | |||
| : 4. Sri Devi H. | |||
| : 5. Asri | |||
| : 6. Eneng Donilah | |||
| : 7. Yulia | |||
| : 8. Acep Cahromi | |||
| : 9. M. Rizki Maulana | |||
| : 10. Mella | |||
| : 11. Cahya | |||
| Persepsi, Apresiasi dan Kreasi Seni | |||
| Ketua | : Nani Suryani | ||
| Wakil Ketua | : Winda Aprilia D. | ||
| Anggota | : 1. Ai Dewi | ||
| : 2. Wina | |||
| : 3. Diah | |||
| : 4. Neng Iis | |||
| : 5. Dede Dini | |||
| : 6. Neli | |||
| : 7. Meida Rohtika | |||
| : 8. Ai Siti Juhariyah | |||
| : 9. Desi Rosmiyantini | |||
| : 10. Eulis | |||
| : 11. Rini |
Pada hari Senin, 17 Januari 2011 Kepala Sekolah SMPN 1 Conggeang Drs. Edeng Sutarya secara resmi melantik pengurus OSIS SMP Negeri 1 Conggeang masa bakti tahun 2011. Sebelum pelantikan dimulai, Kepala Sekolah memberikan sambutan dan pembekalan untuk pengurus OSIS yang terpilih. Dalam sambutannya Kepala Sekolah mengharapkan agar seluruh pengurus OSIS dapat mempertahankan nama baik sekolah maupun diri sendiri. Para pengurus OSIS harus menjadi contoh yang baik bagi seluruh siswa SMP Negeri 1 Conggeang. Selain itu Bapak Edeng Sutarya menginginkan prestasi OSIS 2011 haruslah lebih baik dari kepengurusan OSIS periode sebelumnya. Acara pelatikan ini berlangsung secara hidmat dan dihadiri oleh seluruh siswa, dewan guru dan staf TU. Setelah pelantikan selesai dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari pengurus OSIS periode 2010 kepada pengurus OSIS 2011. Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada pengurus OSIS 2011 yang baru dilantik.
Kegiatan ekstrakulikuler di SMP Negeri 1 Conggeang dilaksanakan untuk meningkatkan prestasi siswa, dengan tujuan memperoleh hasil yang lebih maksimal ditingkat kabupaten, provinsi maupun nasional.
Eskul yang dikembangkan antara lain:
1. Pramuka
2. Paskibra
3. PMR
4. Drumband
5. Vocal Grup
6. Kesenian Tradisional
7. Sains
8. Sepakbola
9. Sepak takraw
10. Bola Voli
11. Bulutangkis.
Eskul yang dikembangkan antara lain:
1. Pramuka
2. Paskibra
3. PMR
4. Drumband
5. Vocal Grup
6. Kesenian Tradisional
7. Sains
8. Sepakbola
9. Sepak takraw
10. Bola Voli
11. Bulutangkis.

